Bargaining With The Sky

Let the wind be my companion,,

and cloud be my home,,

but, I know, the sky is my purpose,,

I’ll keep fly,,

climbing the storm even there’s no end of it,,

because I know, I’ll see my rainbow..,

But,, the wind and cloud is empty,,

there’s only whisper and silence,,

yet, I’m hoping to heard the harmony

I guess I’m just grasping the wind…

Just like the falcon,,

I’ll keep fly,,

Let the wind be my companion, the silence friend

and cloud be my home, the place I can put my wing

I’ll go up, till I can see all rainbow

I’ll go up, till I can look down the sky

I’ll go up, till nothing left but me

That’s the deal..

 

Hmm, now that I think about it, this is my first time posting a poetry in my blog. Kinda excited. :) So, how is it? Do you love it?

Bargaining With The Sky adalah salah satu puisi yang saya buat dan untuk beberapa alasan ini puisi terbaik yang saya punya sekarang (banyak puisi lain yang hilang). Well, dibanding karya Chairil Anwar tentu saja puisiku bukan apa-apa. Tapi, selayaknya hubungan antara puisi dan pembuat puisinya, puisi tersebut jelas punya makna tertentu yang seringkali sulit dipahami oleh orang lain. So, let me tell you about it! :)

Bargaining With The Sky – Perundingan Dengan Langit.

Puisi ini bercerita tentang seorang pria yang ingin menguasai dunia dan untuk mencapai hal itu dia melakukan perjanjian dengan langit. Apa perjanjiannya? Hmm, dia meminta langit meminjamkannya angin dan awan agar dia bisa terbang dengan satu harapan “to look down the sky”. Tapi, langit meminta satu hal dari dia yaitu kesendirian. Dan dia setuju sebab dia harap dengan angin dan awan yang dia miliki, dia dapat menggenggam “pelangi” dan “harmony”.

Waktu berlalu dan dia masih tidak dapat menggenggam pelangi ataupun harmony. Yang dia dapatkan hanyalah sunyinya angin dan dinginnya awan. Akhirnya dia sadar, bahwa selama ini dia kehilangan sesuatu yang penting untuk dia. Sesuatu yang seharusnya tidak dilepaskannya. Yaitu Kebersamaan. Tapi, dia sudah tidak dapat kembali lagi. Akhirnya dia memilih untuk tetap terbang dan tetap sendiri. Sampai pada akhirnya tidak ada yang tersisa untuk dia.

Well, that’s the story,, Kinda sad.. But, apa yang ingin se bilang adalah ada sesuatu yang harus dipertahankan lebih dari yang lainnya yaitu ikatan, hubungan, kebersamaan. Ikatan dengan orang-orang yang kita sayangi “matter the most”. Akhirnya saya cuma ingin katakan :

"Leave the sky as it is, there's no need to look down on it. 
Achieve your own dream and bring the people you love with you. Don't fly alone". :D 

About this entry